• Selasa, 30 November 2021

WALHI Sebut Pernyataan Presiden Jokowi di KTT COP26 Berbanding Terbalik dengan Data dan Fakta

- Jumat, 5 November 2021 | 13:59 WIB
Terkait pernyataan Presiden Jokowi pada KTT COP26, WALHI sebut berbanding terbalik dengan data dan fakta. (Tangkap layar Kanal Youtube Sekretariat Presiden)
Terkait pernyataan Presiden Jokowi pada KTT COP26, WALHI sebut berbanding terbalik dengan data dan fakta. (Tangkap layar Kanal Youtube Sekretariat Presiden)

MIKROFON.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku telah berhasil menurunkan laju deforestasi secara signifikan dan mengambil langkah strategis guna menekan emisi karbon.

Pernyataan ini disampaikannya Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) COP26 di Glasgow, Skotlandia pada Senin, 1 November 2021. 

"Laju deforestasi turun signifikan, terendah dalam 20 tahun terakhir. Kebakaran hutan juga turun 82 persen di tahun 2020," ungkap Jokowi pada pidatonya yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Presiden Jokowi juga menyatakan, "Indonesia juga telah memulai rehabilitasi hutan mangrove seluas 600 ribu hektare di 2024, terluas di dunia."

Di samping itu, "Indonesia juga telah merehabilitasi 3 juta lahan kritis antara tahun 2010 sampai 2019. Sektor yang semula menyumbang 60 persen emisi Indonesia akan mencapai carbon net sink, selambatnya tahun 2030," paparnya lagi.

Presiden Jokowi juga mengungkapkan langkah di sektor energi, "Dengan pengembangan ekosistem mobil listrik," dan "pembangunan pembangkit listrik tenaga surya terbesar di Asia Tenggara."

Upaya lain pemerintah Indonesia untuk menekan emisi karbon adalah, "pemanfaatan energi baru terbarukan termasuk biofuel, serta pengembangan industri berbasis clean energy termasuk pembangunan kawasan industri hijau terbesar di dunia, di Kalimantan Utara."

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menanggapi pernyataan Presiden Jokowi tersebut dalam keterangan tertulis yang dirilis melalui akun Twitter-nya pada Kamis, 4 November 2021.

Menurut WALHI, "Berdasar data-data dan referensi, sayangnya klaim pernyataan Presiden Republik Indonesia dihadapan dunia berbanding terbalik dengan fakta lingkungan hidup yang terjadi."

Halaman:

Editor: I Haris

Tags

Terkini

Kesuksesan PON XX Papua Milik Siapa?

Rabu, 3 November 2021 | 15:05 WIB

Jokowi, Haji Isam dan Beneficial Ownership

Senin, 1 November 2021 | 11:01 WIB

Bus Tersangkut di Bawah Jembatan Viaduct Bandung

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 10:21 WIB
X